Keren, Teh Organik Berkualitas Dunia Ternyata Ada di Lebak

Uncategorized61 Dilihat

POROS1.COM – Kebun teh organik yang dikelola PT Harendong Green Farm (HGF) yang terletak di Kampung Cikuya, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten mempunyai kualitas yang diakui dunia dengan menyabet berbagai gelar sebagai teh terbaik dunia.

“Tahun 2015 juara satu dunia teh kategori teh oolong, 2018 juara dua untuk teh oolong dan teh merah dan terakhir kita ikut kejuaraan teh dunia di Inggris 2023 menyabet juara 1,” kata Apao, Direktur PT Harendong Green Farm, saat ditemui di Kebun Teh Cikuya, Sabtu (11/5/2024).

Kebun teh organik yang berada di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah. Sebab, suasana kebun teh Cikuya sama persis seperti kebun teh di Puncak Bogor yang dingin dan asri.

Diungkapkan Apao, hasil kebun teh yang di produksi PT HGF ini diberi nama Banten Tea dikelola dan digarap sejak tahun 2004. Dengan pasar mayoritas luar negeri yakni Jerman, Amerika, Prancis, Swis dan jepang

“Mereka dari luar negeri awal tertarik saat kita mengikuti berbagai event pameran dan kejuaraan teh diberbagai negara, dan mereka mencicipi teh kita tidak langsung memesan, mereka datang dan melihat langsung bagaimana teh organik ini kita olah, sesudah tahu dan meyakinkan baru mereka pesan,” papar Apao.

Pihaknya mengaku, kebun teh yang dikelolanya ini dikenal dengan nama kebun teh Cikuya berada di dataran tinggi, diatas 700 meter di atas permukaan laut. Adapun luas lahan yang sudah digarap sekitar 30 hektar dari 100 hektar yang ada. Untuk jenis teh yang ditanam ini merupakan jenis Camellia Sinesis, salah satu jenis teh mahal serta berkualitas tinggi.

“Memang harganya mahal dari teh-teh yang dijual di pasaran, karena jenis tehnya berbeda dan jarang ditanam di Indonesia,” ujarnya.

Selain jenis tehnya yang bagus lanjut Apao, proses pengolahannya juga butuh keahlian khusus. Dari mulai tanam hingga diolah di pabrik harus ada ahli teh. Bahkan, teh produksi PT HGF telah mendapatkan berbagai sertifikat Nasional (SNI dan Halal), sertifikat internasional seperti USDA Organic (Amerika Serikat), Non-EU Agriculture (Uni Eropa), dan Ecocert.

“Yang diproduksi di sini teh organik dan
mengolah pucuk daun itu menjadi teh putih, hitam, hijau, dan oolong. Ada 2 bentuk teh hitam dan hijau, tergulung (rolled) dan melintir (twisted),” tutur dia.

Menurutnya, beberapa tahun belakangan, Kebun Teh Cikuya miliknya juga jadi tujuan wisata lokal. Bahkan pemerintah Lebak menjadikan kebun teh ini sebagai tempat wisata unggulan daerah.

“Namun sayang akses menuju ke sani (kebun teh) rusak dan beberapa titik mengalami longsor dan harus segara ditangani,” ungkapnya.

Karena, kata Apao kebun teh Cikuya ini sudah menjadi tujuan wisata dengan Hamparan kebun teh yang tertata rapi, jadi daya tarik untuk berfoto. Sehingga butuh penataan akses jalan.

“Sebetulnya fokus kita bukan untuk wisata, tapi ternyata banyak yang tertarik datang, akhirnya mau tidak mau kita tata dengan buat spot foto di sekitar kebun teh,” ucapnya.

Selain berfoto di kebun teh, pengunjung juga bisa mencicipi teh yang diproduksi di sini. Ada kafe khusus yang dibuat untuk wisatawan dengan beragam menu teh seperti teh oolong, teh merah, teh hijau dan teh opa.

“Kebun teh Cikuya biasanya banyak di kunjungi wisatawan dihari libur Sabtu dan minggu,” kata Apao.(*)

Editor : Fadilah