185 Peserta Didik Non Formal Di Lebak Gelar Kemah Karya Kesetaraan

Berita47 Dilihat

POROS1.COM – Sebanyak 185 peserta didik kesetaraan mengikuti Kemah Karya Pendidikan Kesetaraan yang digelar Forum Komunikasi Pusat Kegiatan belajar Masyarakat (FK PKBM) Kabupaten Lebak di Markas Batalyon Mekanis 318 tepatnya di Kampung Gedog, Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira. Kemah kesetaraan itu bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan non formal.

Dikatakan ketua FK PKBM Kabupaten Lebak, Habibullah, kemah pendidikan kesetaraan tersebut merupakan agenda pertama yang dilakukan oleh peserta didik non formal dari PKBM yang bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan non formal. Mengingat selama ini siswa hanya mengikuti kegiatan pembelajaran dan ujian saja, tanpa melaksanakan kegiatan ekstra kurikuler, sehingga perkemahan ini diharapkan mampu meningkatkan kreatifitas dan mutu pendidikan bagi siswa siswi non formal.

“Kami baru pertama menggelar acara perkemahan ini, peserta didik merasa senang diselenggarakannya acara ini, karena bisa mempunyai pengalaman berkemah seperti siswa siswi disekolah pada umumnya,” kata Habibullah, kepada wartawan, Senin 21 Agustus 2023.

Menurut Habibullah, kemah karya pendidikan kesetaraan juga pada akhirnya guna mewujudkan organisasi PKBM yang bermartabat, baik bagi peserta didik maupun pengelola. Betapa tidak kata dia, warga belajar non formal saat ini bisa menikmati beberapa kegiatan seperti siswa yang berada pada jalur pendidikan formal.

Lebih lanjut kata Habibullah, kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan, seperti mutu pendidikan kesetaraan paket B dan paket C. Bahkan lebih jauh diharapkan dapat memupuk sikap disiplin dan solidaritas peserta perkemahan sehingga dapat meningkatkan kreativitas dan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki dan memupuk jiwa sportifitas peserta perkemahan.

“Kita berharap siswa dan penggiat PKBM dapat meningkatkan kreatifitas dan sumber daya manusianya dalam acara perkemahan ini, sekaligus juga memupuk rasa persaudaraan, sehingga menimbulkan solidaritas,” tutur Habib.

Sementara itu, Kepala Seksi Kurikulum pada Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Sapei mengatakan jika perkemahan karya pendidikan kesetaraan ini merupakan kegiatan yang bersifat positif. Lantaran bisa meningkatkan rasa percaya diri siswa kesetaraan non formal, karena bisa menikmati dan memiliki pengalaman seperti siswa pendidikan formal.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya kegiatan ini. Karena selama ini siswa non formal hanya mengikuti pembelajaran serta ujian saja. Semoga kegiatan serupa lainnya bisa dilakukan juga,” harap Sapei.(*)

Reporter : Ilham
Editor : Fadilah