Peringati Hari Lingkungan Sedunia, Iti Ajak Masyarakat Kurangi Sampah Plastik

Nasional39 Dilihat

POROS1.COM – Hari Lingkungan Hidup Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Juni sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang penyelamatan lingkungan. Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Dinas Lingkungan Hidup setempat menggelar Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 di Bumi Perkemahan Praja Mandiri Kecamatan Cimarga pada, Senin 19 Juni 2023 dengan mengusung tema “Solusi untuk Polusi Plastik” dengan kampanye #beatplasticpollution.

Polusi plastik adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap manusia seluruh dunia. Kegiatan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia berkolaborasi dengan Forkopimda, antar OPD, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka, Unsur Pramuka dan sejumlah Pimpinan Perusahaan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak Iwan Sutikno mengatakan, Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023 ini di selenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda akan lingkungan hidup, hutan dan konservasi alam, serta mengajak adik-adik pinsaka secara bersama-sama untuk berkontribusi dalam mengurangi polusi plastik, pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan praktik ekonomi sirkular.

Acara dibuka langsung oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya, dalam sambutannya, Bupati menyampaikan Kabupaten Lebak merupakan salah satu destinasi pariwisata khususnya di Banten dan sektor pariwisata menjadi salah satu tulang punggung perekonomian, maka dari itu harus ditopang dengan faktor kebersihan lingkungan terutama dalam pengelolaan sampah.

Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak telah berkomitmen dalam penanganan sampah plastik sejak tahun 2019 dengan ditetapkannya Peraturan Bupati Nomor 45 Tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik, untuk saat ini peraturan tersebut telah diterapkan di minimarket seluruh Kabupaten Lebak. Gerakan- gerakan untuk mengurangi sampah plastik pun terus tumbuh di tengah masyarakat hingga saat ini kita menuju pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan praktik ekonomi sirkular, yang mana Praktik ekonomi sirkular disini adalah konsep memaksimalkan nilai penggunaan suatu produk dan komponennya secara berulang, sehingga tidak ada sumber daya yang terbuang (resource efficiency).

Dalam konteks pengelolaan sampah, praktik sirkular ekonomi bisa diwujudkan melalui praktik pengurangan sampah, desain ulang, penggunaan kembali, produksi ulang, dan daur ulang secara langsung.
Setelah dibuka resmi peringatan hari lingkungan hidup sekaligus Pembukaan kegiatan Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka Penegak dan Pandega (PERANSAKA) Se-Kabupaten Lebak dilanjutkan dengan berbagai aksi peduli lingkungan. Pada kesempatan peringatan hari lingkungan hidup sedunia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak menyerahkan bantuan bibit untuk masyarakat dan perkemahan antar satuan karya pramuka penegak dan pandega (PERANSAKA) yang bersumber dari sumbangan Pegawai Aparatur Sipil Negara Kabupaten Lebak sebanyak 325 bibit pohon yang terdiri dari jenis bibit pohon mahoni, lame, akasia mangium dan jenis bibit pohon buah-buahan. Penanaman bibit pohon dilakukan secara simbolis sebanyak 10 bibit pohon yang dilakukan penanaman oleh Bupati Lebak, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas P3AP2KB, Direktur Adjidarmo, Dandim 0603 Lebak, Kapolsek Cimarga, Camat Cimarga, Dan Kwarcab Gerakan Pramuka Lebak.(*)

Editor: Fadilah