Meski Makan Korban Jiwa, Polisi Tak Pasang Polis Line Di Kolam Renang Greend Dirham

Berita75 Dilihat

POROS1.COM – Wahana pemandian kolam renang Greend Dirham di Kampung Cilengsir, Desa Banjarsari, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak memakan korban jiwa. Korban bernama Maharani bin Muhdi (9) warga Desa Sukaraja, Kecamatan Warunggunung meninggal tenggelam di kolam renang yang diduga akibat kelalaian dan SOP keselamatan pengunjung yang belum memenuhi standar.

Sugriwa, pengelola kolam renang Greend Dirham membenarkan, musibah yang terjadi di kolam renang Greend Dirham terjadi pada Kamis (29/6) sekitar pukul 16.05 WIB. Saat itu, pengunjung sedang membludak, sehingga petugas tidak bisa mengontrol satu persatu pengunjung.

“Korban sempat kita bawa ke Rumah Sakit Misi Lebak, namun tak lama di RS korban meninggal,” kata Sugriwa, kepada wartawan, Senin (3/7/2023).

Sugriwa mengatakan, setelah kejadian, tempatnya sudah didatangi pihak kepolisan, baik dari Polsek maupun Polres Lebak dan Sugriwa mengaku dari hari pertama hingga kini tempatnya tidak ditutup dan polisi juga tidak memasang polis line di TKP.

“Tidak ditutup pak, tutup waktu awal kejadian aja, karena kita fokus menangani korban dan setelah itu kita buka seperti biasa,” paparnya.

Lanjut dia, walau ini sifatnya musibah, pihak pengelola tetap bertanggungjawab dengan memberikan santunan kepada keluarga korban.

“Kita telah musyawarah dengan keluarga korban dan mereka menerima dan tidak menutut secara hukum, serta kita telah memberikan santunan juga,” tuturnya.

Sementara menurut kesaksian warga di Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda dengan keterangan yang diberikan pengelola kepada wartawan, menurut warga korban ditemukan tewas di dasar kolam renang.

“Iya pak korban ditemukan setelah kakak kandungnya mencarinya, dan ternyata korban sudah berada didasar kolam. Korban pun diangkat warga lalu dibaringkan untuk dilakukan penyelamatan pertama. Namun sepertinya korban saat itu juga sudah meninggal, dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit,” terang warga yang enggan disebutkan namanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Lebak, AKP Andi Kurniadi Eka mengatakan, saat ini pihaknya sudah menangani dan melakukan pendalaman.

“Iya memang kita belum melakukan penutupan TKP, karena masih dalam penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari beberapa saksi,” ucap Andi.(red)