Wisatawan Asal Tangerang Hilang Terseret Ombak Pantai Ciantir

Berita141 Dilihat

POROS1.COM – Tio (18) wisatawan asal Kampung Tonjong Malang, Desa Kemuning, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, hilang terseret ombak pantai Ciantir, Minggu (15/1) sekitar pukul 06.15 WIB. Hilangnya remaja tersebut berawal ketika korban dan teman-temannya yakni Awi, Gading, Lanki mendatangi kawasan wisata pantai Ciantir untuk berlibur.

Informasi yang dihimpun, sebelum Korban ditelan ombak pantai selatan, mereka melakukan berbagai aktifitas di pinggir pantai, mulai dari nongkrong nongkrong diwarung kopi yang ada di pantai, sampai dengan asyik berpoto. Namun, setelah beberapa saat, korban malah nekat berenang ke pantai Ciantir yang memiliki ombak besar, aksi Tio tersebut juga diikuti oleh Lanki, saat asyik berenang itulah kemudian datang ombak besar yang menggulung kedua remaja tersebut, sehingga menyebabkan keduanya terbawa arus dan menyebabkan Tio tenggelam sedangkan Lanki dapat diselamatkan oleh masyarakat.

“Seorang remaja hilang asal Tangerang terseret ombak di Pantai Ciantir saat berenang. Sampai saat ini, jasadnya belum ditemukan,” kata Erwin Komara Sukma, penggiat wisata asal Kecamatan Bayah, kepada Wartawan, (15/1/2023).

Kata Erwin, ombak di Pantai Ciantir saat ini memang sedang besar. Sebelum korban berenang pun sudah diperingatkan oleh warga sekitar, agar tidak berenang. Akan tetapi himbauan itu tidak didengarkan oleh kawanan pengunjung asal Tangerang itu, saat ini kata Erwin, tim penyelamat dibantu warga terus melakukan pencarian jasad korban.

“Kita bantu petugas menyisir pantai Ciatir mencari korban,” ujarnya.

Erwin yang merupakan mantan anggota DPRD Lebak mewanti wanti agar pengunjung lebih memperhatikan imbauan petugas pantai atau masyarakat setempat, karena yang tahu situasi dan kondisi di pantai adalah mereka

“Saat ini tim penyelamat di bantu warga sedang melakukan pencarian. Semoga pencarian yang dilakukan dapat membuahkan hasil,” harap Erwin.

Terpisah, Randi, ketua Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) unit Sawarna mengatakan, saat ini pihaknya dibantu kepolisian, TNI dan warga sedang melakukan pencarian kepada korban hanyut (Tio). Namun sampai saat ini jasad korban belum ditemukan, akan tetapi kata dia, pencarian kepada jasad korban akan terus dilakukan sampai dengan pukul 18.00 Wib.

“Kita akan terus lakukan pencarian sampai jasad korban ditemukan,” papar Randi.(Ham)